MAKALAH
PERENCANAAN
DAN EVALUASI KESEHATAN
PERENCANAAN
USAHA RUMAH BERSALIN (KLINIK) DAN USAHA KULINER SEHAT “TUBER HEALTHY CRISPY”
(UMBI CRISPY)
NAMA
: YANDRAWATI
NPM.
12410018
PROGRAM
STUDI SARJANA KESEHATAN MASYARAKAT
FAKULTAS
KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS
MALAHAYATI
BANDAR
LAMPUNG
TAHUN
2014/2015
KATA PENGANTAR
Puji syukur
penulis ucapkan atas kehadirat Allah S.W.T karena berkat anugrah-Nya sehingga
penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah perencanaan ini yang berjudul "Perencanaan
Usaha Dibidang Kesehatan Rumah Bersalin dan Usaha Kuliner Sehat", Yang merupakan tugas mata kuliah Perencanaan dan
Evaluasi Kesehatan.
Dalam kesempatan ini, penulis mengucapkan banyak
terimakasih kepada Dosen pengampu dan semua pihak yang telah banyak mendukung
penulis dalam penyusunan makalah ini.
Dalam
penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik
pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang penulis
miliki. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan
demi penyempurnaan pembuatan makalah perencaan ini. Harapan penulis semoga
makalah ini dapat memberikan manfaat dan dapat terealisasikan serta berguna
bagi pembaca.
Bandar Lampung, Juni 2015
Yandrawati
DAFTAR ISI
Kata
Pengantar.......................................................................... i
Daftar
Isi................................................................................... ii
BAB I USAHA RUMAH BERSALIN................................. 1
1.1
Latar
Belakang........................................................ 1
1.2
Visi,
Misi, Maksud danTujuan................................ 2
BAB II ASPEK SDM............................................................. 3
2.1 Tenaga Kerja........................................................... 3
2.2 Susunan Tugas Operasional.................................... 3
2.3 Aspek-aspek Pendukung......................................... 4
BAB III ASPEK FINANSIAL/MODAL.............................. 7
3.1 Aspek Finansial....................................................... 7
3.2 Alur Pelayanan........................................................ 7
3.3 Tarif per Pasien Berobat.......................................... 8
3.4 Analisis Finansial.................................................... 8
3.5 Profiet..................................................................... 9
BAB IV USAHA BIDANG KULINER............................... 10
4.1 Latar Belakang........................................................ 10
BAB V ISI BISINESS PLAN................................................ 11
5.1 Visi danMIsi............................................................ 11
5.2 Identifikasi Usaha................................................... 11
5.3 Ruang Lingkup Usaha............................................. 11
BAB VI ANALISIS USAHA................................................. 12
6.1 Analisis Usaha......................................................... 12
6.2 Modal Usaha........................................................... 12
6.3 Keistimewaan Produk............................................. 12
BAB VII Deskripsi Usaha...................................................... 13
7.1 Jenis Usaha.............................................................. 13
7.2 ProspekUsaha.......................................................... 13
BAB VIII RENCANA
PRODUKSI....................................... 14
8.1 Bahan Baku dan Penggunaannya............................ 14
BAB IX RENCANA PEMASARAN................................... 16
9.1 Analisis Pemasaran Usaha....................................... 16
9.2 Analisis 4P............................................................... 16
9.3 Target dan Segmentasi Pasar................................... 17
9.4 Strategi Pemasaran.................................................. 17
BAB X RENCANA PEMODALAN.................................... 19
10.1 Modal Usaha......................................................... 19
10.2 Penentuan Harga Produksi.................................... 19
10.3 Penentuan Harga Jual............................................ 19
BAB XI RENCANA ORGANISASI.................................... 20
11.1 Rencana Organisasi............................................... 20
11.2 Kompetensi SDM.................................................. 20
11.3 Resiko.................................................................... 20
BAB XII PENUTUP.............................................................. 21
BAB I
USAHA RUMAH BERSALIN
1.1 Latar Belakang
Kesehatan adalah merupakan factor yang paling dominan dalam kehidupan
masyarakat, untuk itu diperlukan suatu lembaga atau balai yang bisa menangani
pelayanan di bidang kesehatan.
Sebagai warga yang sedang berkembang, sampai saat ini kita masih
menghadapi banyak permasalahan kesehatan masyarakat. Dalam rangka upaya
menanggulangi permasalahan kesehatan tersebut pemerintah telah berupaya
mengembangkan berbagai macam kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat, pelayanan
tersebut selain dilaksanakan di sarana kesehatan milik pemerintah juga sarana
pelayanan milik swasta atau masyarakat sendiri.
Sistem kesehatan disusun untuk mendapatkan hasil guna kesehatan
masyarakat secara maksimal dengan cara mengefektifkan semua sumber daya manusia
yang tersedia, juga diperlukan adanya hubungan secara berjenjang dari tingkat
yang tertinggi hingga tingkat yang leih rendah dalam kaitan kualitas pelayanan
masyarakat. Disadari masih cukup banyak kendala yang harus diatasi untuk menjamin
berhasilnya berbagai pelayanan kesehatan tersebut.
Dalam kemajuan zaman di era globalisasi ini masyarakat Indonesia semakin
perduli dan sadar akan pentingnya kesehatan dan tingkat pemanfaatan unit
pelayanan kesehatan semakin meningkat pula. Masyarakat di daerah inipun juga
sadar akan pentingnya kesehatan itu sehingga memerlukan tempat pelayanan
kesehatan, namun sayangnya di daerah ini belum terdapat tempat pelayanan
kesehatan yang mudah di jangkau. Apabila masyarakat ingin berobat atau sekedar
berkonsultasi kepada petugas kesehatan, warga harus menempuh jarak yang agak
jauh dari tempat tinggal mereka. Jarak ini terkadang membuat warga menjadi
kembali acuh akan kesehatan, mereka tidak menghubungi petugas kesehatan atau
mengunakan tempat pelayanan kesehatan sebelum mereka benar-benar sakit yang
tidak bisa mereka tahan lagi atau setelah sakit yang mereka alami terjadi lama,
sehingga setelah menggunakan tempat pelayanan kesehatan mereka sudah dalam
keadaan sakit yang sudah dalam stadium lanjut.
Oleh karena itu saya berencana membagun suatu tempat pelayanan kesehatan
yang lebih mudah dijangkau oleh warga sehingga warga dapat lebih mudah
menjangkau tempat pelayanna kesehatan dan di harapkan warga dapat mencegah
kemungkinan penyakitnya menjadi lebih parah atau untuk mengurangi kemungkinan
komplikasi yang dapat ditimbulkan. Tingkat kesehatan warga akan meningkat dan
seiring dengan itu kesejahteraannya juga akan meningkat pula.
1.2 Visi, Misi,
Maksud dan Tujuan
a.
Visi : Menyehatkan masyarakat dan
memasyarakatkan kesehatan
b.
Misi :
a.
Sebagai tempat masyarakat
untuk mengkonsultasikan masalah kesehatan yang mereka alami.
b.
Sebagai mitra Pemerintah
dalam memberikan pelayanan prefentif dan kuratif serta rehabilitatif.
c.
Sebagai wujud pengabdian pada masyarakat
dengan ikut serta dalam usaha warga untuk meningkatkan derajad kesejahteraan
melalui peningkatan kesehatan.
d.
Menjalankan pengobatan
sesuai prosedur, berkualitas dan dapat terjangkau oleh semua kalangan
masyarakat.
e.
Memberikan pelayanan medis
dasar yang berbasis Murah Terjangkau
c.
Maksud dan tujuan Rumah Bersalin adalah :
a.
Meningkatkan derajat
kesehatan jasmani dan rohani.
b.
Meningkatkan dan
memberdayakan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang paramedik
c.
Meningkatkan kehidupan
social ekonomiMemberikan pelayanan kepada masyarakat dalam idang kesehatan
BAB II
ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA
2.1 Rumah Bersalin akan memiliki tenaga kerja yaitu :
a.
Dokter penanggung jawab
b.
Dokter jaga
c.
Manager
d.
Bidan 6 orang
e.
Cleaning service 2 orang (
merangkap menjadi penjaga malam)
2.2 Susunan Tugas Operasioal
1.
Direktur
a.
Bertugas sebagai pemimpin
dari Rumah Bersalin tersebut, agar segala macam kegiatan yang direncanakan
dapat tercapai dan dapat mencapai sasaran.
b.
Mengatur dan bertanggung jawab terhadap
kinerja bawahannya.
c.
Donatur tetap setiap acara
yang diadakan Balai Pengobatan
2.
Manager
a.
Menentukan dan mengatur
pembagian tugas karyawan.
b.
Merumuskan pokok-pokok
kebijaksanaan dalam bidang produksi/pelayanan, pemasaran, dan keuangan.
c.
Bertanggung jawab dalam
menyeleksi tenaga kerja yang mau bekerja di RB
d.
Menjalin relasi dengan pihak
lain dalam setiap kegiatan yang dilakukan RB
e.
Mengatur pemasukan dan
pengeluaran keuangan RB
3.
Dokter Penanggung Jawab
a.
Bertanggung jawab atas semua
kegiatan di Rumah Bersalin
b.
Bertanggungjawab terhadap
pelaksanan pengobatan
c.
Berperanserta melayani
pasien dalam pengobatan
d.
Memberikan
pelimpahan/penjelasan kerja pada bawahannya (dr. Pelaksana)
e.
Melakukan kunjungan rumah (
home care)
4.
Dokter Pelaksana
a.
Melayani pasien sesuai tugas
b.
Memberikan konseling sesuai
dengan permasalahan kesehatan yang di alami pasien
c.
Bergantian sif dengan dr.
Penanggung jawab dalam bertugas
d.
Melakukan kunjungan rumah (
home care)
5.
Bidan Profesional
a.
Melakukan kunjungan
rumah/homecare
b.
Melakukan asuhan kebidanan
c.
Mengontrol tindakan yang
dilakukan oleh bidan vokasional
d.
Mengatur pelaksanan kegiatan
kebidanan di RB
e.
Bertanggung jawab atas
pembukuan keuangan harian
f.
Bertugas setiap hari untuk
menerima pasien/administrasi
g.
Memberikan obat kepada
pasien berdasarkan resep dokter
h.
Melakukan tindakan kebidanan
pada pasien
i.
Melakukan kunjungan rumah
bersama bidan profesonal/dokter bila di perlukan
6.
Cleaning service
a.
Sebagai tenaga yang
memberikan kenyamanan dengan menjamin kebersihan ruangan Balai pengobatan
b.
Membersihkan peralatan dan
ruangan di RB
c.
Sebagai penjaga malam RB
2.3
Aspek-Aspek Pendukung
2.3.1
Analisis Pasar Dan Pemasaran
1.
Produk / Jasa Yang
Dihasilkan
-
Keunggulan Yang Dimiliki
Produk yang saya jual adalah pelayanan kesehatan yang diberikan pada
masyarakat. Keunggulan dari RB saya adalah pelayanan kesehatan dilakukan oleh
dokter yang profesional dan memiliki Surat Ijin Praktek yang bekerja pada jam
praktek. Selain itu RB juga melayani pembelian Khitan dan konsultasi KB yang
akan dilayani oleh bidan yang jaga maupun dokter jaga setiap hari.
2.
Gambaran Pasar
-
Data Penghasilan Pasien
Berkunjung (1 – 5 Tahun Yang Akan Datang)
Penurunan atau kenaikan pasien yang berkunjung biasanya disebabkan oleh
cuaca, hari biasa/ hari keagamaan, dll. Dan biasanya kenaikan jumlah pasien
yang berkunjung terjadi pada hari raya keagamaan, hal ini terjadi karena arus
mudik. Selain itu perubahan cuaca yang terjadi juga menyebabkan kondisi kesehatan
masyarakat bisa terganggu, dan mereka berkunjung ke RB.
3.
Kegiatan Pemasaran Dan
Promosi Yang Akan Dilakukan
-
Personal Selling
Personal selling adalah interaksi antar individu, saling bertemu, muka
yang ditujukan untuk menciptakan, memperbaiki, menguasai dan mempertahankan
hubungan pertukaran yang saling menguntungkan dengan pihak lain. Di klinik
sehat, saya melakukan personal selling dengan cara pelayanan yang diberikan
dokter kepada pasien dilakukan semaksimal mungkin dan menggunakan bahasa
komunikasi yang santun dan ramah tamah. Selain itu pasien selalu diberi kontrak
agar kembali berobat di klinik apabila sakit yang diderita belum sembuh atau
obat yang dikonsumsi habis, dan juga apabila akan dirujuk ke rumah sakit. Dan
hasilnya sebagian pasien banyak yang kembali berobat diRB.
-
Brosur
Saya telah membuat brosur yang berisi ajakan pada masyarakat agar berobat
di RB, selain itu kita juga memasang papan nama RB kita di depan klinik dan juga saya mencetak
plastik pembungkus obat yang diberi nama RB saya, dan hasilnya banyak yang
berkunjung ke RB Fasilitas
Fasilitas yang akan saya dirikan guna mendukung kemajuan balai pengobatan
ini adalah sistem pendaftaran yang diatur menggunakan sistem komputerisasi,
sehingga pasien yang sudah terdaftar data saya simpan untuk riwayat kesehatan.
Selain itu, saya merencanakan area bermain anak-anak sebagai media penghibur
bagi pasien yang berkunjung ke RB.
2.3.2
Target Atau Segmen Pasar
Yang Dituju
Target utama yang dituju adalah masyarakat yang berada disekitar
lingkungan RB di Nginden, Bratang, dan wilayah Surabaya lainnya.
2.3.3
Proyeksi Kunjungan Pasien
Diperkirakan dari bulan pertama sampai bulan ke-12 akan selalu mengalami
peningkatan pendapatan, pertama karena nama balai pengobatan yang mulai
terkenal, selanjutnya karena kebutuhan masyarakat akan kesehatan yang semakin
meningkat, dll.
2.3.4
Trategi Pemasaran
-
Dengan memasang sepanduk di
tempat – tempat umum yang setrategis.
-
Bekerja sama dengan kelompok
PKK di setiap desa untuk mempromosikan ke masyarakat
-
Melakukan kunjungan rumah
guna melihat perkembangan pasien yang pernah berobat
-
Berperan serta dalam
kegiatan POSYANDU
-
Memberikan sofenir buat
anak-anak yang sunat
-
Ruangan menggunakan
pendingin Ac
-
Area klinik menggunakan
fasilitas Hot Spot, agar warga pedesaan pun mampu mengakses internet.
-
Bekerja sama dengan tukang
ojek yang mengantarkan pasien dengan memberikan komisi sebesar Rp. 5000 /
pasien yang diantarkan.
-
Pendataan pasien menggunakan
sistem komputerisasi
BAB III
ASPEK FINANSIAL/MODAL
3.1 Aspek Finansial
1.
Rehabilitasi Gedung =
Rp 300.000.000
2.
Perijinan =
Rp 13.000.000
3.
Biaya pegawai =
Rp 5.000.000
4.
Sarana Prasarana (etalase, kursi&meja) = Rp 7.500.000
5.
Oxigenasi =
Rp 2.000.000
7.
Standar infus 1 buah =
Rp 150.000
8.
Sterilisator 1 buah =
Rp 1.000.000
9.
Tensi Meter air raksa 2 @ 500.000 =
Rp 1.000.000
10.
Tensi meter biasa 1 @ Rp.125.000 =
Rp 125.000
11.
Termometer Air raksa 2 buah @ 8.000 =
Rp 16.000
12.
Kartu rawat jalan 1000 lbr =
Rp 150.000
13.
Tempat sampah 5 buah =
Rp 125.000
14.
Cauter =
Rp 2.000.000
15.
Obat-obatan =
Rp 5.000.000
16.
Alat tulis kantor =
Rp 200.000
17.
Kasa gulung = Rp 50.000
18.
Lampu philip 4 buah @ 30.000
= Rp 120.000
19.
Keset 2 buah @ 15.000
= Rp 30.000
20.
Lap tangan 3 buah @ 10.000 = Rp 30.000
21.
Jam dinding 1 buah = Rp
50.000
22.
Sepuit 3 dus @ 100.000 = Rp
300.000
23.
Alcohol, betdin dll = Rp
500.000
24.
Biaya promosi = Rp
2.000.000
25.
Alat tes gol darah,AS urat & kolesterol =
Rp 1.000.000
26.
Ac 2 @ 2.000.000
= Rp. 4.000.000
27.
Seperangkat Komputer = Rp.
4.000.000
28.
Jaringan internet = Rp.
2.000.000
TOTAL = Rp.333.071.000
3.2
Alur Pelayanan
1.
Pendaftaran/administrasi
2.
R. Tunggu
3.
Ruang periksa/ tindakan
4.
Penerimaan obat
5.
Konseling
6.
Pembayaran administrasi
3.3 Tarif per pasien yang berobat
1.
Administasi =
Rp 5.000
2.
Sirkumsisi = Rp 300.000
3.
Kb
a. Suntik
1 bulan =Rp
20.000
b. Suntik
3 bulan =Rp
30.000
c.
Pil =Rp
15.000
4.
Konsultasi = Rp
15.000
5.
Surat keterangan sehat =Rp
5.000
6.
Laborat
a. Gula
darah =Rp
25.000
b. Asam
urat =Rp
25.000
c. Gol
darah =Rp
15.000
d.
Kolesterol =Rp
25.000
7.
Perawatan luka =Rp
40.000
8.
Berobat =Rp
30.000
9.
Hecting up =Rp
80.000
10. Hecting =Rp 100.000
3.4 Analis
Financial
1.
Biaya total
Total modal awal usaha untuk mendirikan Rumah Bersalin kurang lebih
adalah Rp 350.571.000
2.
Pegeluaran/bulan
a.
Gaji
-
dr. penanggung jawab =Rp
300.000
-
dr. Pelaksana =Rp 1.000.000
-
Perawat provesonal
=Rp 900.000
-
Perawat vokasional
=Rp 700.000
-
Bidan =Rp 900.000
-
Cleaning service
=Rp 300.000
b.
Listrik
=Rp 200.000
c.
Alat habis pakai =Rp
800.000
d.
Obat-obatan =Rp 2.000.000
e.
Plastik obat =Rp
20.000
f.
Alat tulis
=Rp 20.000
g.
Telpon
=Rp 100.000
h.
Akses internet
=Rp. 350.000
Total =Rp 7.490.000
3.
Income/bulan
Bila program yang di rencanakan dapat terlaksana dengan biak, dengan
perkiraan pasien berobat sekitar 20 pasien per hari dengan beraneka ragam
pelayanan dengan tarif minimal Rp 15.000/pasien berobat sakit, maka income per
bulan dengan rincian sebagai berikut:
1.
Tes gula darah 6 org = Rp 150.000
2.
Tes Asam urat 8 org = Rp 200.000
3.
Cek gol darah 5 org =Rp
75.000
4.
Cek kolesterol 7 orang =Rp 175.000
5.
Pasien berobat sakit 407
org =Rp 15.210.000
6.
KB 48 orang =Rp
1.020.000
7.
Sirkumsisi 4 =Rp
1.200.000
8.
Pasien dengan tindakan medis
14 =
Rp 2.000.000
9.
Pasien Partus 1 org =Rp
900.000
Total
=Rp 20.930.000
3.5 Profiet
ñ = TR – TC
ñ = Profiet
TR = total refenyu
TC = total Cost
Pemasukan per bulan = Rp
20.930.000
Pengeluaran per bulaan =
Rp 7.490 .000
Jadi keuntungan bersih yang
diperoleh per bulan dari Rumah Bersalin sekitar Rp. 13.440.000, bila
penghasilan yang di peroleh seperti tersebut diatas maka dalam jangka waktu 36
bulan sudah mampu mengembalikan modal awal usaha yang sebesar Rp 350.571.000
BAB IV
USAHA DIBIDANG KULINER
4.1 Latar Belakang
Selain Rumah Bersalin saya juga akan membangun
suatu usaha lain yang terletak di perumahan Banjit Way kanan didepan Rumah Bersalin yaitu usaha makanan
kuliner yang masih berkaitan dengan kesehatan karena saya sangat mengutamakan kesehatan dengan menjamin
kehigenisannya, karena didalam
suatu pemasaran banyak sekali berbagai makanan kuliner. Maka saya ingin membuat
usaha dibidang kuliner. Secara peribadi saya membangun usaha ini dikarenakan
kesukaan saya mengkonsumsi olahan umbi-umbian seperti wortel, singkong dan kentang,
maka saya memutuskan untuk membuat suatu olahan tersebut agar lebih berinovasi dan lebih menyehatkan dan
terjamin kehigenisannya, maka dari itu saya membuat suatu olahan wortel,
singkong dan kentang yang berbeda yaitu Umbi crispy.
Banyak aktivitas yang dijalani setiap orang perharinya dengan aktivitas
yang semakin padat membuat banyak orang membutuhkan asupan makanan tambahan
yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Makanan – makanan yang tersedia di
pasaran memang sudah beragam, tetapi umumnya makanan tersebut kebanyakan
terlalu mahal.
Maka dari itu saya membuat umbi crispy sebagai salah
satu makanan dengan rasa yang enak, nikmat, dan juga lezat serta dijual dengan
harga yang cukup terjangkau.
BAB V
ISI BUSINESS
PLAN
5.1 Visi Dan
Misi
1. Visi
Menjadikan perusahaan kuliner yang
lebih memperhatikan nilai gizi para konsumen
2. Misi
1.
Menciptakan makanan yang sehat, bergizi, dan lebih
mementingkan kehigenisan
2.
Memberikan harga yang terjangkau kepada konsumen untuk
mendapatkan yang sehat dan bergizi
3.
Menciptakan inovasi baru dalam bidang kuliner
5.2 Identifikasi
Usaha
1. Nama Usaha : Umbi crispy
2. Pemilik
Usaha : Tuber Healthy Crispy
3. Alamat Usaha : Bali Shadar Selatan Kec. Banjit Kab. Way
Kanan
4. CP : 08988289016
5.3 Ruang
Lingkup Usaha
Ruang lingkup usaha yang saya rintis ini masih dalam usaha rumahan kecil,
tetapi usaha ini bisa sangat menjanjikan karena produk makanan yang saya
produksi dapat dinikmati oleh semua kalangan.
Tujuan
Usaha:
1. Mendapatkan
penghasilan
2. Memenuhi
kebutuhan konsumen
3. Menggali
bakat dalam hal berbisnis
BAB VI
ANALISIS
USAHA
6.1 Analisis Usaha
Usaha saya bergerak dalam bidang
kuliner karena saya termasuk orang yang hobi dalam berkuliner apalagi yang
berbahan dasar umbi, karena di Indonesia umbi-umbian seperti wortel. Singkong
dan kentang bisa kita jumpai dengan mudah dan kebanyakan orang menyukai olahan
dari umbi-umbian, jadi saya sepakat untuk mengolah wortel, singkong dan kentang
sebagai bahan bakunya umbi crispy dengan mayonnaise dan saus sebagai
pelengkapnya
Awal dibentuknya perusahaan saya
karena saya dapat melihat minat masyarakat akan makanan ringan yang
mengenyangkan dan dengan harga terjangkau.
6.2 Modal
Usaha
Modal awal saya berjumlah Rp. 2.000.000,- yang berasal dari pinjaman sejumlah Rp 1.000.000,- dan dari Umbi
healthy sejumlah Rp 500.000,-
6.3 Keistimewaan
Produk
a.
Harga cukup terjangkau untuk semua kalangan
b.
Sajian makanan yang bergizi
c.
Hidangan cepat saji yang dapat di terima oleh semua
kalangan baik dari anak kecil maupun orang dewasa
BAB VII
DESKRIPSI
USAHA
7.1 Jenis Usaha
Saya menjual makanan ringan yang
mengenyangkan dengan bahan baku utama yang berasal dari umbi-umbian, saya
menamakan usaha saya dengan umbi crispy dengan mayonnaise dan saus sebagai
pelengkapnya. Disini saya memproduksi makanan dengan mengutamakan kesehatan
para konsumen. Seperti mayonnaise yang akan saya buat sendiri dengan bahan yang
berkualitas dan saya tidak akan menggunakan bahan pengawet dalam setiap
produksi makanan saya.
7.2 Prospek Usaha
Prospek perusahaan saya untuk jangka
panjang akan memperkenalkan produk saya ke wilayah yang lebih luas seperti di
seluruh wilayah Way kanan dan sekitarnya. Sehingga akan banyak masyarakat yang
mengetahui produk yang saya hasilkan dan juga saya mengusahakan agar produk
saya biar lebih dikenal lagi diluar daerah Way Kanan. Dan mungkin saya akan
mengadakan Umbi crispy delivery untuk mempermudah para konsumen jika ingin
mengkonsumsi produk saya.
BAB VIII
RENCANA PRODUKSI
Target
produksi saya dalam jangka waktu 1 bulan sebesar 500 Umbi crispy
8.1 Bahan
Baku Dan Penggunaannya
1. Bahan –
bahan untuk membuat Umbi crispy:
a.
Singkong
b.
Wortel
c.
Kentang
d.
Air
e.
Tepung terigu serbaguna
f.
Garam halus
g.
Minyak goring
2.
Bahan – bahan untuk membuat mayonnaise:
a.
Kuning telur
b.
Mustard bubuk / saus mustard
c.
Garam
d.
Merica hitam
e.
Minyak zaitun
f.
Air jeruk lemon
g.
Air panas
3.
Bahan – bahan untuk membuat saus:
a.
Cabai merah
b.
Cabai rawit
c.
Tomat
d.
Bawang putih
e.
Jahe
f.
Kunyit
g.
Air jeruk nipis
h.
Gula
i.
Air
j.
Garam
k.
Tepung maizena
4.
Alat untuk membuat:
a.
Wajan atau Teflon
b.
Pisau
c.
Piring
d.
Sendok
e.
Cutting board
5.
Cara Pembuatan:
1.
Kupas singkong, wortel dan kentang lalu potong
berbentuk persegi panjang, kemudian cuci dalam air bersih sekitar 4 sampai 5
kali proses sampai air cucian kentang terlihat bening. Ini dilakukan untuk
menghilangkan getah kentang. Karena getah kentang inilah yang menyebabkan
kentang mudah lembek setelah digoreng.
2.
Siapkan rebusan air, rebus kentang yang sudah dicuci
kurang lebih 1 menit. Tiriskan
3.
Selagi masih panas taburi kentang dengan tepung terigu
dan perisa makanan atau garam sesuai dengan selera
4.
Ratakan dengan cara diaduk perlahan agar tepung
menyelimuti seluruh kentang
5.
Simpan di dalam kulkas atau almari pendingin selama 1
jam atau lebih sampai akan di goring
6.
Panaskan minyak goreng hingga benar – benar panas.
Goreng kentang hingga bagian seluruh kentang terendam minyak, gunakan api
sedang. Bolak balik kentang sampai matang dan berwarna kuning keemasan. Angkat,
tiriskan.
6.
Cara membuat mayoneise:
1.
Kocok kuning telur, mustard, garam, dan merica dengan
mixer (kecepatan rendah). Tetap pada kecepatan rendah , masukkan minyak zaitun
sedikit demi sedikit. Lanjutkan sampai adonan mengental
2.
Setelah itu minyak zaitun bisa dimasukkan lebih banyak
kemudian diselingi dengan air jeruk lemon. Jika saus terlalu kental masukkan
sedikit air panas, aduk sampai kekentalannya cukup, dinginkan, mayonnaise bisa
disimpan didalam kulkas untuk mempertahankan keawetannya.
7.
Cara membuat saus:
1.
Campurkan gula, garam, cabai merah, cabai rawit, jahe,
kunyit, dan bawang putih, dengan air, rebus hingga mendidih
2.
Kecilkan api, masukkan tomat yang sudah halus dan
perasan jeruk nipis kedalam rebusan tadi
3.
Tambahkan tepung maizena yang sudah dicairkan dengan
air, aduk sampai rata diamkan sampai matang
4.
Jika sudah matang angkat dan tuang saus ke dalam wadah
BAB IX
RENCANA PEMASARAN
9.1 Analisis Persaingan Usaha
SWOT
A. Strength
-
Bahan bakunya mudah ditemukan
-
Cita rasa yang mudah diterima
-
Menggunakan bahan dan proses yang berkualitas
B. Weakness
-
Tidak tahan lama dan mudah basi
-
Modal cukup kecil
C. Opportunities
-
Banyak disukai berbagai kalangan
D. Threats
-
Selera konsumen variatif
-
Munculnya pesaing baru
-
Ada jenis makanan yang sama
9.2 Analisis 4p
1.
Product
-
Type :Umbi
Crispy
-
Brand :Umbi
Healthy
-
Quality :Tanpa
Bahan Pengawet
-
Packing :menggunakan
karton pembungkus makanan
2.
Price
-
Price List :Rp.
5000,- / bungkus
3.
Promotion
-
Advertising :menggunakan
media jejaring social
-
Sales promotion :mempromosikan
penjualan kepada pelanggan
-
Personal Selling :menjual
kepada pelanggan secara langsung
4.
Place
-
Berlokasi di wilayah perumahan Banjit, Way Kanan dan
di pinggir jalan atau didepan Rumah Bersalin yang akan saya bangun.
9.3 Target Dan Segmentasi Pasar
A.
Geografi
Wilayah yang
kita jadikan target yaitu wilayah Bekasi, alasannya adalah bahan – bahan untuk membuat
produk ini sangat mudah ditemukan
Saya melihat
banyaknya peluang bisnis pada makanan yang siap saji, hingga saya memanfaatkan
peluang ini
B.
Demografi
Secara pasar
saya menjual pada kalangan penggemar kuliner, mahasiswa dan anak-anak karena
dengan sasaran itu saya dapat dengan mudah mengetahui informasi pasar
9.4 Strategi Pemasaran
1.
Perkenalan Bisnis
Produk yang
saya tawarkan merupakan makanan yang lezat, bergizi, dan harganya terjangkau.
Produk saya bernama “UMBI CRISPY” yaitu olahan umbi-umbian seperti singkong ,
wortel dan kentang yang sangat baik di konsumsi oleh masyarakt. Umbi crispy ini
berbeda dengan yang lain karena saya tidak menggunakan bahan pengawet dan
menggunakan bahan bahan yang berkualitas
2.
Membangun jaringan dengan usaha lain yang dapat
mendukung bisnis
Umbi crispy
ini berbahan baku kentang dengan bahan bahan lainnya. Oleh karena itu saya
berniat bekerja sama kepada penjual sayuran dan bahan bahan pelengkapnya yang
sudah pasti kualitasnya
3.
Menciptakan inovasi pada design yang ditawarkan
Produk saya
ini yang pertama: umbi crispy ini untuk kedepannya saya berinovasi membuat umbi
crispy dengan bahan pelengkap tidah hanya saus dan mayonnaise
4.
Meningkatkan kualitas pelayanan
Setelah
melakukan penjualan saya meminta kepada consumen untuk mengkritik dan
memberikan saran pada produk saya. Maka saya akan meningkatkan kualitas dan
tingkat rasa untuk memuaskan konsumen
5.
Media Pemasaran
Saya akan
mempromosikan produk saya dengan menggunakan jejaring social
BAB X
RENCANA PERMODALAN
10.1 Modal
Usaha
Modal Umbi crispy : Rp 500.000,-
Modal
Pinjaman : Rp 1.000.000,-
Total
Modal : Rp 2.000.000,-
10.2 Penentuan
Harga Produksi
Biaya Baku : Rp.
328.600,-
Biaya
penolong : Rp. 150.000,-
Total
Biaya Produksi : Rp. 478.600,-
Biaya
cetak laporan : Rp.6.000,-
Biaya
ADM : Rp. 8.000,-
Total
Biaya Operasional : Rp.14.000,-
Harga
pokok produksi umbi crispy adalah :
Umbi
crispy = (Rp. 478.000 + 14.000) /400 = Rp.1.230,-
10.3 Penentuan Harga Jual
Harga pokok
produksi umbi crispy adalah Rp.478.000,- laba yang saya harapkan sebesar Rp.
3.770,- sehingga harga jual umbi crispy per bungkusnya Rp. 5.000,-
BAB XI
RENCANA ORGANISASI
11.1 Rencana
Organisasi saya terdiri dari beberapa bagian, yaitu:
Manajemen : 2
Produksi : 3
Pemasaran : 2
Keuangan : 2
Dan
tingkat pendidikan SMA
11.2 Kompetensi SDM:
1.
CEO
Mengontrol memonitori semua kegiatan
yang ada dalam perusahaan dan mampu membaca laporan keuangan perusahaan serta
dapat mengambil keputusan
2.
General Manajer
Dapat mengatur seluruh departemen
bagian dan menjalankan strategi perusahaan
3.
Financial Manajer
Mengontrol dan memonitoring semua
yang berhubungan dengan masalah keuangan perushaan, dan dapat mengatasi masalah
keuangan
4.
Productin Manajer
Bertanggung jawab terhadap produksi
dan menginovasikan produk yang akan diperjual belikan
5.
Marketing Manajer
Dapat mempromosika dan menawarkan
produk yang perusahaan miliki melalui berbagai media
11.3 Resiko yang mungkin terjadi dalam usaha saya
yaitu :
1.
Harga bahan bahan yang selalu mengalami turun dan naik
2.
Adanya persaingan dengan usaha yang sejenis
3.
Tingkat penjualan yang rendah dan kacaunya distribusi
4.
Tidak tercapainya target produksi dan penghentian izin
usaha
BAB XII
PENUTUP
Saya membuat dua perencanaan usaha dibidang kesehatan yaitu Rumah
Bersalin dan deselingi dengan membangun usaha Kuliner yang juga berkaitan dengan
kesehatan yang terletak didepan Rumah Bersalin dengan harapan supaya kegiatan
bisa lebih berkembang dan maju serta memperoleh keuntungan.
Demikian Perencanaan ini saya buat. Besar harapan saya agar dapat terlaksana
atau didirikannya Rumah Bersalin dan usaha makanan kuiner ini. Atas perhatian
dan kerjasama serta kesadarannya, saya ucapkan Terima Kasih.
