my music by Ron Pope

please send an instant message to me via yahoo!

Jumat, 27 Maret 2015

UJI T DEPENDEN



TUGAS Ke - 4
MANAJEMEN DATA




 
UJI T INDEPENDEN

·         Print out (judul/ bedakan apa yg akan diuji)
·         Jelaskan datanya nornal atau tidak
·         Menggunakan  Uji non perametrik / parametrik
·         Tabel laporan dan interprestasi
·         Kesimpulan
·         Tuangkan dalam bentuk laporan penelitian



Oleh          : YANDRAWATI
NPM         : 12410018                                       




FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
UNIVERSITAS MALAHAYATI
BANDAR LAMPUNG
2015





UJI T INDEPENDEN


  1.   Print out (judul/ bedakan apa yg akan diuji)
  2.  Jelaskan datanya nornal atau tidak
  3.   Menggunakan  Uji non perametrik / parametrik
  4.  Tabel laporan dan interprestasi
  5.   Kesimpulan
  6.   Tuangkan dalam bentuk laporan penelitian


 Uji T Independen Digunakan untuk menghitung dua kelompok sample yang saling berhubungan.  Untuk melakukan Uji ini saya mengambil contoh tentang perbedaan berat badan sebelum dan sesudah puasa selama satu bulan, jenis data yang digunakan adalah data numerik.

  1. Untuk melihat Apakah terdapat perbedaan berat badan antara sebelum puasa dan sesudah puasa selama satu bulan?

Data dibawah ini menunjukan bahwa ada dua kelompok yaitu kelompok 0 ( sebelum) dan 1 (sesudah) puasaselama satu bulan,  dimana tiap kelompok terdapat 20 responden dengan data sebagai berikut:



2. Untuk melakukan uji t independen maka terlebih dahulu kita harus melakukan uji normalitas,outlier dan homogenitas.

a.       Normalitas independen T Test
Tests of Normality

kelompok sesudah dan sebelum
Kolmogorov-Smirnova
Shapiro-Wilk

Statistic
df
Sig.
Statistic
df
Sig.
BB sebelum  dan sesudah puasa
0
.184
20
.073
.906
20
.053
1
.177
20
.100
.921
20
.102
a. Lilliefors Significance Correction








Dari tabel diatas menunjukan hasil nilai p value (sig) 0.073 pada kelompok 1 dan 0.100 pada kelompok 2 dimana > 0.05 maka data dari tiap kelompok berdistribusi normal.

b.      Homogenitas  Independen T Test
Test of Homogeneity of Variance


Levene Statistic
df1
df2
Sig.
BB sebelum  dan sesudah puasa
Based on Mean
.592
1
38
.446
Based on Median
.517
1
38
.477
Based on Median and with adjusted df
.517
1
37.746
.477
Based on trimmed mean
.605
1
38
.442
Dari tabel diatas nilai levene ditunjukkan pada baris nilai based on mean, yaitu 0.592 dengan p value (sig) sebesar 0.446 dimana p value lebih besar dari nilai alpha >0.05 yang bararti terdapat kesamaan varians antar kelompok (homogen)
a.       Stem-leaf Independen T Test






Diagram diatas berfungsi untuk mendeteksi adanya outlier. Terdapat outlier apabila terdapat data nilai extrim diatas dan di bawah steam-leaf. Pada kedua data tersebut tidak terdapat nilai extrim maka tidak terdapat outlier atau bisa juga dilihat melalui Box-Plot dibawah ini:
Dari box-plot diatas tidak menunjukkan terdapat plot-plot di atas dan/ atau dibawah boxpot yang berarti tidak terdapat outlier.



3.     Maka digunakan  uji parametrik karena:
·         satu sampel (setiap elemen mempunyai 2 nilai pengamatan)
·         merupakan data kuantitatif (rasio-interval)
·         berasal dari populasi dgn distribusi normal 

Oleh karena itu semua asumsi terpenuhi dan dapat melanjutkan ketahap berikutnya yaitu Uji Independen T Test


4.      Tabel laporan & interprestasi tabel

a.       Mean Independen T Test

Group Statistics

kelompok sesudah dan sebelum
N
Mean
Std. Deviation
Std. Error Mean
BB sebelum  dan sesudah puasa
0
20
52.50
8.787
1.965
1
20
48.70
7.774
1.738
Dari tabel diatas dapat dilihat nilai mean tiap kelompok yaitu pada kelompok 0 nilainya 52.50 dimana lebih tinggi dari kelompok 1 yaitu 48,70.


b.      Output Independen T Test



Dari tabel diatas nilai p value sebesar 0.446 dimana > 0.05. kerena lebih besar dari 0.05 maka perbedaan tidak bermakna.

Besarnya perbedaan rata-rata kedua kelompok ditunjukan pada kolom mean deffrence yaitu 3.800. karena bernilai positif maka kelompok 0 memiliki mean lebih tinggi dari pada kelompok 1 .




5.      Kesimpulan :
Pengambilan Keputusan :
• Jika nilai probabilitas > 0,05, maka Ho diterima
• Jika nilai probabilitas < 0,05, maka Ha ditolak

a.              Analisis Uji F

Hipotesis :
Ho = Kedua varians populasi adalah sama (homogen)
Ha = Kedua varians populasi adalah tidak sama (tidak homogen)

Keputusan: :
Terlihat bahwa F - hitung untuk Indek Prestasi adalah 0,592 dengan probabilitas 0,446. Oleh karena nilai probabilitas > 0,05, maka H0 diterima atau kedua varians populasi adalah sama (homogen)

b.              Analisis Uji t Independen

Hipotesis :
Ho = Tidak ada perbedaan rata-rata berat badan antara sebelum puasa dan sesudah puasa selama satu bulan.
Ha = Ada perbedaan rata-rata antara perbedaan berat badan (kg) antara sebelum puasa dan sesudah puasa selama satu bulan

Keputusan: :
Terlihat bahwa t hitung adalah dengan probabilitas 0,156. Oleh karena probabilitas 0,156 > 0,05, maka Ho diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa
rata-rata berat badan antara sebelum puasa dan sesudah puasa selama satu bulan adalah sama atau tidak ada perbedaan rata-rata berat badan antara sebelum puasa dan sesudah puasa selama satu bulan.


untuk melihat datanya silahkan klik dan untuk mengetahui hasil dari normalitas data silahkan lihat disini,  perlu anda ketahui bahwa tugas ini belum dikoreksi oleh dosen pengampu jadi tingkat kesalahanpun pasti ada. oke tengs sudah mau membaca dan berkunjung semoga bermanfaat.

WARNING..!!!  bahwasannya terdapat kesalahan didalam analisis data diatas, jadi silahkan ambil datanya dan dianalisis sendiri. karena saya belum menyempatkan diri untuk memperbaiki. banyak kekurangan saya mohon maaf, tak ada gading yang tak retak dan terimakasih sudah berkunjung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar