Nama : Yandrawati
NPM : 12410018
Jawaban UTS Komunikasi Informasi dan Edukasi GIZI
------------------------------------------------------------------------------------------
1.
Jelaskan
definisi komunikasi menurut pemahaman saudara serta unsur-unsur komunikasi serta gambarkan skemanya
!
Jawab:
a.
Komunikasi menurut saya adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan,
ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain untuk memberitahu, mengubah
sikap, pendapat, atau perilaku, baik secara lisan (langsung) ataupun tidak langsung
(melalui media) atau proses suatu ide dialihkan dari satu sumber kepada satu
atau banyak penerima, komunikasi juga merupakan sebuah cara yang digunakan
sehari-hari dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka. Pada umumnya, komunikasi dilakukan
secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua
belah pihak dan apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh
keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan gerak-gerik
badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala,
mengangkat bahu atau disebut komunikasi nonverbal.
b.
Unsur-unsur komunikasi:
komunikasi hanya
bisa terjadi jika didukung oleh adanya sumber, pesan, media, penerima, dan efek.
1. Sumber atau Komunikator:
orang yang menyampaikan pesan
2. Komunikan: orang yang menerima ide, pesan, pernyataan, dll
3. Pesan: ide atau keinginan dari komunikator yang disampaikan kepada komunikan.
4. Saluran : sarana atau media yang menunjang pesan
5. Efek atau feedback, tanggapan dari pihak komunikan terhadap
pesan yang disampaikan oleh komunikator.
c. Skema :
2.
Perbedaan yang mendasar antara dasar
komunikasi massa dengan komunikasi interpersonal dan contohnya yaitu:
Jawab:
Pada
komunikasi massa, arus pesannya bersifat “one-to-many” yang sumbernya memiliki
sedikit pengetahuan tentang komunikannya. Segmentasi dan tingkat interaktifnya
sangat rendah karena tidak melibatkan hubungan pribadi dan mudah dimengerti
oleh banyak kalangan walaupun feedbacknya sangat terbatas dan tertunda yang
disebabkan karena tingkat sosio-emosional komunikannya rendah. Penyimpanan
pesan pada komunikasi massa bersifat rendah kecuali menggunakan media, seperti
koran atau surat kabar. Komunikasi non-verbal yang digunakan menggunakan visual
atau gambar, kontrol arus komunikasi sedikit sehingga tingkat privasi menjadi
tinggi.
Sedangkan pada komunikasi
interpersonal, memiliki arus pesan one-to-many. Artinya pesan terjadi dari satu
komunikator ke beberapa komunikan (biasanya dibatasi sampai tiga komunikan),
dimana komunikator mempunyai pengetahuan mengenai karakteristik komunikannya.
Segmentasinya tinggi karena bersifat khusus, yaitu hanya beberapa orang saja
yang mengerti apa arti pesan yang sedang dibicarakan. Karena komunikasi
interpersonal hanya melibatkan dua sampai tiga orang, interaktifitasnya tinggi
karena melibatkan hubungan pribadi dan feedback segera didapat dengan melimpah.
Sebagai contoh : Komunikasi Massa adalah semua komunikasi yang menggunakan media
massa. Media komunikasi yang termasuk media massa adalah radio siaran dan
televisi, keduanya dikenal sebagai media elektronik, surat kabar dan majalah
keduanya disebut dengan media cetak, serta media film. dan Komunikasi Interpersonal adalah Komunikasi interpersonal antara dokter dan pasien
merupakan salah satu elemen penting dalam hubungan dokter – pasien.
Komunikasi interpersonal yang baik dapat meningkatkan kepuasan pasien,
kepatuhan pasien dalam melaksanakan terapi serta hasil akhir berupa kesembuhan
pasien. Pasien yang memahami sifat penyakit mereka beserta penanganannya, dan
pasien yang percaya bahwa dokter yang merawatnya benar-benar memperdulikan
kesembuhan mereka
3.
Buatlah
rancangan & Jelaskan KIE Gizi Seimbang secara efektif dan efisien !
Jawab:
a.
KIE Gizi Seimbang secara
efektif dan efisien gizi yaitu susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat
gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan cara
memperhatikan prinsip variasi dari makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan
berat badan ideal. Jika seseorang mengalami kekurangan gizi, maka ia akan lebih
rentan terkena penyakit dan kurang produktif. Sebaliknya, jika memiliki
kelebihan gizi akibat asupan gizi yang melebihi kebutuhan, maka ia akan
beresiko terkena berbagai penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi,
penyakit jantung dan lain sebagainya. Karena itulah, pedoman gizi yang seimbang
disusun berdasarkan kebutuhan yang berbeda pada setiap golongan usia, status
kesehatan dan aktivitas fisik, sesuai dengan prinsip gizi seimbang dan pola makan berdasarkan
Pedoman Gizi Seimbang (PGS), bukan 4 sehat 5 sempurna (4S & 5S).
b. Rancangan program
KIE Gizi Seimbang secara
efektif dan efisien,
yaitu
melakukan :
1. Perencanaan (Konseptualisasi dan
formulasi penetapan tujuan, mendesai pesan,pemilihan media), Implementasi dan penyebarluasan
pesan dengan media), Evaluasi program.
2. Strategi komunikasi yang efektif ditujukan pada seluruh
kelompok sasaran yaitu kelompok primer, kelompok sekunder, dan kelompok
tersier.
3. Pendekatan yang digunakan bervariasi
pada setiap kelompok tergantung pada tingkat pendidikan, status sosio-ekonomi,
pengetahuan dan sebagainya.
4. Tujuan (objective) komunikasi atau
intervensi gizi dibuat berdasarkan di tingkat mana tujuan akan di buat.
5. Pembuatan pesan harus bersifat logis
terhadap tujuan dan jenis intervensi, dan menggunakan bahasa yang bersifat
persuasive.selanjutnya isi pesan akan di uji cobakan melalui pendekatan
kualitatif: FGD dan wawancara mendalam.
6. Evaluasi intervensi dilakukan untuk
melihat jika tujuan telah tercapai dan untuk menentukan jika prosedur yang
dilakukan telah sesuai dengan harapan.
4.
Jelaskan
perbedaan prinsip-prinsip Komunikasi Informasi dan Edukasi
dengan
komunikasi pada umumnya!
Jawab:
Perbedaan
prinsip-prinsip Komunikasi Informasi dan Edukasi dengan komunikasi pada umumnya :
Prinsip yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan KIE adalah :
1. Materi KIE
haruslah bermutu, artinya: materi KIE selalu didasari pada informasi ilmiah
terbaru, kebenaran materi harus dapat dipertanggungjawabkan, jujur serta
seimbang, sesuai dengan media dan jalur yang dipergunakan untuk
menyampaikannya, jelas dan terarah pada kelompok sasaran secara tajam, tepat
guna dan sasaran.
2. Efektif,
kegiatan KIE yang efektif akan memberikan hasil sesuai dengan tujuan yang ingin
dicapai. Pesan-pesan KIE harus berisi informasi yang jelas tentang tujuan apa
yang diharapkan dan akan mampu dilakuakan oleh sasaran (Depkes, 2008).
3.
Menyenangkan, perkembangan terakhir menunjukan bahwa
kegiatan KIE paling berhasil jika dilaksanakan dengan cara penyampaian yang
kreatif dan inovatif sehingga membuat kelompok sasaran merasa senang dan
terhibur. Penyampaian yang kreatif dan inovatif ini dilakuakn melalui
pendekatan pendidikan yang menghibur (edu-tainment) yang merupakan
kombinasi dari education (pendidikan) dan entertainment (hiburan)
dimana kelompok sasaran diajak berfikir melalui rangsangan rasional sehingga
mendapat informasi yang bermanfaat sekaligus diberi rangsangan emosional berupa
hiburan menarik yang membuat mereka senang.
Sementara Prinsip komunikasi adalah:
1. Komunikasi adalah suatu proses
simbolik
2. Setiap perilaku mempunyai potensi
komunikasi
3. Komunikasi punya dimensi isi dan
hubungan
4. Komunikasi itu berlangsung dalam
berbagai tingkat kesengajaan
5. Komunikasi terjadi dalam konteks
ruang dan waktu
6. Komunikasi melibatkan prediksi
peserta komunikasi
7. Komunikasi itu bersifat sistemik
8. Semakin mirip latar belakang
sosial budaya semakin efektiflah komunikasi
9. Komunikasi bersifat nonsekuensial
10. Komunikasi bersifat prosesual,
dinamis dan transaksional
11. komunikasi bersifat irreversible
12. Komunikasi bukan panasea untuk
menyelesaikan berbagai masalah
5.
Jelaskan
ragam metode pembelajaran dan jenis alat bantu (media)
pembelajaran yang digunakan
dalam KIE dan berikan masing – masing contoh dari metode pembelajaran tersebut
!
Jawab :
a.
Secara garis besar, metode
dibagi menjadi dua, yaitu:
·
Metode didaktik didasarkan atau
dilakukan secara satu arah atau one way
method. Tingkat keberhasilan metode didaktif sulit dievaluasi karena peserta
didik bersifat pasif dan hanya pendidik yang aktif. contohnya : ceramah, film, leaflet,
bulket, poster, dan siaran radio, kecuali siaran radio yang bersifat interaktif,
dan tulisan di media cetak).
·
Metode sokratik. Metode ini dilakukan
secara dua arah atau two ways method. Dengan metode
ini, kemungkinan antara pendidik dan peserta didik bersikap aktif dan
kreatif.
Contohnya : diskusi
kelompok, debat, panel, forum, buzzgroup, seminar, bermain peran, sosiodarma,
curah pendapat, demonstrasi, studi kasus, lokakarya, dan penugasan perorangan).
Metode dalam melakukan pendidikan kesehatan dibagi
menjadi :
1.
Metode Pendidikan Individual (Perorangan)
2.
Metode Pendidikan Kelompok
3.
Metode Pendidikan Massa
b.
Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang
dapat digunakan untuk
menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat
merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan siswa dalam kegiatan belajar
untuk mencapai tujuan belajar.
Secara garis besar alat bantu pendidikan
dikelompokan menjadi:
a.
Alat bantu lihat (visual aids)
b.
Alat bantu dengar (audio aids)
c.
Alat bantu lihat dengar (audio visual aids)
6.
Menurut
saudara apa peranan Antropologi dalam menerapkan komunikasi informasi dan gizi?
Jawab:
Peranan Antropologi dalam
menerapkan komunikasi informasi dan gizi yaitu dapat mempelajari
budaya makan/konsumsi suatu etnis tertentu dalam memenuhi gizinya. Aspek
penting dalam kajian antropoogi gizi adalah Sifat sosial, budaya & psikologis
dari makanan yangg berbeda dgn peranan gizinya. Oleh sebab itu hubungan antara
antropologi dengan gizi itu juga sangat erat sekali, karena banyak sekali orang
yang kekurangan gizi bukan diakibatkan oleh masalah ekonomi, akan tetapi
diakibatkan oleh kepercayaan atau kebudayaan mereka yang melarang memakan
makanan yang sebenarnya mengandung banyak gizi. dengan demikian peran Antopologi dalam KIE Gizi sangat
penting karena bertujuan
untuk memberikan informasi, meningkatkan pengetahuan, menambah wawasan,
Menumbuhkan perasaan tertentu, menyampaikan pikiran, ide/pendapat, Mengubah
sikap, perilaku & perbuatan. Komunikasi Gizi juga merupakan alat penting
yang dapat dijadikan sebagai media atau penghubung antara orang-orang yang
bergerak dalam bidang Gizi dan masyarakat
untuk saling bertukar informasi. Oleh karena itu komunikasi sangat
penting untuk merubah sikap atau prilaku masyarakat untuk hidup sehat serta Antropologi juga mampu
menggabungkan antara ilmu gizi dengan antropologi yang fokus
perhatiannya pada gejala-gejala antropologi yg mengganggu status gizi manusia.
7.
Berikan
contoh konkrit dilingkungan saudara bagaimana budaya dan antropologi
mempengaruhi komunikasi informasi dan edukasi gizi ?
Jawab:
Dilingkungan saya terdapat sebagian kecil suku
Semendo mereka mempunyai suatu kebiasaan yaitu mengkonsumsi nasi basi yang
dicampur dengan ikan mereka menyebut makanan tersebut dengan kembuhung.
Cara pembuatannya mereka
mesti menyiapkan setengah kilogram ikan sungai. Orang Semendo lazim menyebutnya ikan pihik. Setelah itu, siapkan
pula nasi dingin, kira-kira setengah bakul. Kalau sudah ada keduanya, mereka mengaduknya hingga menyatu
lalu dimasukkan ke
dalam toples. Cukup dua hari untuk mendapatkan kembuhung ini. Terkadang
mereka juga menyimpannya selama sepekan yang menimbulkan baunya tidak sedap
yang sangat menyengat seperti bau nasi basi dan ikan busuk.
Setelah dua hari atau
sepekan kembuhung didiamkan, mereka menyiapkan bawang bombay, sereh dua
batang yang dikeprek, dan cabai hijau yang dipotong-potong dan garam secukupnya. Semua bumbu
kemudian ditumis dengan api kecil. Setelah semua bumbu ditumis dan mereka memasukkan kembuhung lalu diauk secara merata. Tunggu beberapa menit, kembuhung tadi sudah siap
dimakan.
Makanan ini sudah menjadi suatu budaya yang diwariskan
secara turun menurun sehingga budaya makan sangat mempengaruhi status gizi mereka karena mereka tidak
memikirkan nila gizi yang terkandung didalamnya Ikan merupakan sumber protein
hewani yang sangat baik bagi manusia untuk dikonsumsi, selain itu ikan juga
merupakan sumber lemak tak jenuh yang baik dan sangat dibutuhkan dalam
pertumbuhan dan perkembangan manusia karena tingginya asam lemak tak jenuh
kelompok omega 3 dan omega 6 yang terdapat pada ikan.
Sementara Nasi
banyak mengandung karbohidrat dan air, sehingga manfaat nasi putih menjadi
sumber tenaga utama yg cepat karena mudah diserap tubuh. Keunggulan
nasi putih juga mengandungan sedikit lemak jenuh, kolesterol dan sodium, bahkan tidak ada sama sekali.
Akan tetapi makanan
yang basi atau sudah tidak segar apalagi
busuk memiliki resiko sudah terkontaminasi dengan
bakteri atau virus. Apabila hal ini terjadi, yang dikhawatirkan adalah efek
bakteri atau virus tersebut terhadap tubuh Anda. Biasanya dampak buruk yang
terjadi adalah diare atau muntah-muntah, demam, kram perut, dan gejala
pencernaan lainnya jadi dengan kondisi kembuhung yang
diletakkan di dalam toples dan dtutup rapat
Ikan dan nasi akan membusuk sehingga sangat berpotensinya sebagai media
pertumbuhan Mikroba.
Terjadinya konsumsi makanan yang
demikian disebabkan rendahnya tingkat pendidikan, pengetahuan serta kesadaran
masyarakat terhadap kesehatan. Oleh sebab itu perlu ditingkatakan kegiatan
penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan adanya perencanaan KIE
Gizi yang efektif dan efisien.
