BUDAYA MAKAN AMPO
PADA SUKU TUBAN
Oleh :
YANDRAWATI
12410018
FAKULTAS KESEHATAN
MASYARAKAT
UNIVERSITAS
MALAHAYATI
BANDAR LAMPUNG
2015
BUDAYA MAKAN AMPO
PADA SUKU TUBAN
PENDAHULUAN
Makanan
yang bersal dari tuban ini bersal dari tanah liat. Memang sungguh aneh ditelinga
kalau makanan bersal dari tanah liat. Masyarakat sering menyebut makanan
daritanah liat ini dengan ampo, Makanan ini meyerupai wafer stik coklat.
Msyarakat Tuban percaya Makanan ini dapat memperkuat sistem pencernaan, tak
hanya itu masyarakat tuban percaya makanan dari tanah liat ini dapat
menyembuhkan berbagi penyakit.
Ada lagi
mitos yang mengatakan bagi ibu
hamil makanan ampo ini dapat meningkatkan nutrisi pada saat kehamilan. Mungkin
bagi kita yang bukan masyarakat tuban memang aneh bila ibu-ibu hamil makan
tanah liat. Makanan dari tanah liat yang diberi nama "Ampo" ini sudah
menjadi makanan tradisional yang dipercaya masyarakat Tuban dapat menguatkan
sistem pencernaan. Bahkan memakan tanah liat juga dipercaya sebagai obat yang
dapat mengobati beberapa macam penyakit.
Tuban
merupakan satu-satunya tempat di dunia yang memakan tanah panggang. Memang ada
orang-orang lain di dunia yang suka makan pasir, dan benda aneh lainnya, tapi
tidak ada yang memakan tanah panggang, tetapi sekarang tradisi ini sudah
menyebar didaerah-daerah sekitar tuban.
1. AMPOAmpo adalah makanan ringan yang terbuat dari tanah liat. Tanah liat yang sudah dibersihkan dari batu, pasir, dan kotoran lainnya kemudian dibentuk balok padat. Tanah liat tersebut diserut menggunakan bambu sehingga terbentuk stik-stik ampo mentah. Setelah itu stik ampo dipanggang dengan pangasapan. Masyarakat Tuban percaya makanan dari tanah liat yang disebut ‘ampo’ ini dapat menguatkan sistem pencernaan. Bahkan memakan tanah liat juga dipercaya sebagai obat beberapa macam penyakit. Proses pembuatannya sederhana sekali yaitu sebagai berikut :
1. Tanah yang masih gembur tersebut kemudain dipadatkan dan dipisahkan dari kerikil dan pasir.
Pada
tahap ini tanah dipilah-pilah antara yang lembut dan yang kasar. Seperti halnya
membuat adonan jajanan, maka keseragaman tanah menentukan kenikmatan dan
kepulenan cemilan yang dihasilkan nantinya.
2. Setelah padat, Bentuk Tanah
Menjadi Kotak-Kotak lalu Tanah liat dibentuk menjadi stik, jika anda lihat sepintas pembuatannya mirip dengan pembuatan wafer stick atau astor.
4. Kerukan tadi berupa lempengan tipis berbentuk gulungan kemudian langsung dimasak menggunakan tungku berukuran besar. Proses memasak memakan waktu kurang lebih 4 jam, sampai warnanya berubah menjadi hitam.
Setelah tanah liat dibentuk menjadi stick, kemudian dipanggang diatas tungku tradisional sampai mengeras dan kering. Seperti terlihat pada gambar, tanah liat diletakkan diatas wajan dengan pemanasan tungku dan kayu.
5. Untuk menghasilkan ampo yang enak, gurih, dan tidak pahit, pemanasannya harus memakai asap. Karena itu, selama memasak ampo, pembuat ampo menjaga perapian agar tidak menyala, melainkan terus berasap.
6. Ampo siap disajikan
Tanah liat yang kita kenal sebagai hiasan ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh dan kecantikan kulit.Tanah liat memiliki 67 mineral yang berguna untuk tubuh kita. Dari ke 67 mineral tersebut diantaranya, magnesium, zat besi, kalsium, mangan, silica, potasium, dan elemen-elemen trace lainya.
Tanah liat dapat berfungsi sebagai obat sakit perut, karena tanah liat memiliki zat seperti sponge yang berfungsi menyerap racun dalam tubuh.Tanah liat juga dapat meringankan rasa sakit pada luka, karena sifat tanah liat yang adem dan memiliki kandungan zink dan zat besi yang dapat membantu penyembuhan luka. Selain itu tanah liat juga dapat berfungsi untuk kecantikan, tanah liat dapat mengencangkan kulit dan menghaluskan kulit, yang dapatdigunakan sebagai masker.Tanah liat juga dapat menyerap racun-racun di dalam tubuh kita seperti bakteri, zat logam berbahaya yang berfungsi sebagai detox dalam tubuh.
Dalam setiap pengobatannya, tanah liat memiliki cara yang berbeda-beda. Tanah liat bisa dimakan atau diminum. Tanah liat bisa juga digunakan sebagai terapi, dengan cara mengoleskan tanah liat kebagian tubuh yang sakit atau dapat juga dengan cara berendam di dalam larutan tanah liat selama kurang lebih 30 menit. Dengan cara ini tanah liat mampu menyerap logam yang beracun dalam tubuh.
Tanah liat juga dapat dikonsumsi dalam bentuk cair. Tanah liat diblender dengan kekentalan yang sama dengan jus, lalu disaring. Dan bagi yang suka mengkonsumsi tanah liat dalam keadaan yang kering, dapat dimasukan ke dalam kapsul. Di beberapa negara, pengobatan tanah liat sudah menjadi tradisi.Termasuk beberapa daerah di Indonesia, contoh di Jawa Timur disebut "ampo" (tanah liat yang disangrai).
3. BEBERAPA MINERAL YANG TERDAPAT DIDALAM TANAH LIAT:
Mineral adalah nutrien (zat gizi) esensial yang dibutuhkan oleh manusia dalam jumlah kecil, supaya tubuh dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Mineral yang kita butuhkan dapat ditemukan dalam makanan tetapi juga terdapat didalam kandungan tanah liat.
1. Zat besi adalah suatu zat dalam tubuh manusia yang fungsi sangat penting yaitu untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan dan mengangkut electron di dalam proses pembentukan energi di dalam sel.
2. Zinc sangat penting sebagai garis pertama pertahanan dalam tubuh kita yang berfungsi Membantu membuat sel baru dan enzim, membantu pemrosesan karbohidrat, lemak dan protein dari makanan yang kita makan dan Membantu proses penutupan luka.
3. Magnesium memiliki sejumlah fungsi penting seperti membantu proses pembentukan energi dari makanan dan mendukung fungsi kelenjar paratiroid. Kelenjar paratiroid menghasilkan hormon yang penting bagi kesehatan tulang.
4. Kalsium berfungsi untuk Membantu membangun tulang dan gigi, mengatur kontraksi otot, termasuk denyut jantung dan berperan dalam proses pembekuan darah
5. Mangan membantu membuat dan mengaktifkan beberapa enzim di dalam tubuh kita.
6. Silica untuk kesehatan jaringan penghubung, tulang sendi, jantung dll
7. Potasium untuk Mengendalikan Tekanan Darah, Menjaga Fungsi Otot, Menjaga Kepadatan Tulang, Membantu Menghasilkan Energi dll
4. BEBERAPA BUKTI TANAH LIAT BAIK BAGI KESEHATAN
Tanah liat telah dikenal dan diteliti sebagai bahan yang baik untuk kesehatan kita, baik itu digunakan secara eksternal maupun secara internal. Penggunaan tanah liat dengan cara mengkonsumsinya secara oral untuk kesehatan telah dipraktekkan sejak dahulu kala oleh orang-orang Indian di pegunungan tinggi Andes, penduduk asli Mexico, oleh suku di Afrika Tengah dan suku Aborigin di Australia.
Dari sejarah, terapi ini sudah dikenal 4000 tahun yang lalu. Beberapa suku di Indonesia juga memakan tanah liat untuk mengobati sakit perut mereka. Jika dikonsumsi, tanah liat akan membantu menghilangkan racun dalam sistem pencernaan. Buruli Ulcer (mirip dengan lepra) dan tuberculosis mycobacterium (penyakit yang memakan daging) ternyata dapat disembuhkan dengan terapi ini. Untuk luka luar, tanah liat dipakai untuk mengurangi rasa sakit dan infeksi, baik bagi manusia maupun hewan.
Telah diteliti bahwa hewan, secara insting akan menjilat tanah sebagai diet keseharian mereka dan berguling-guling diatasnya untuk meringankan luka mereka. Lumpur menyehatkan sapi dengan pneumonia. Dokter hewan menggunakannya pada anjing, kucing, kuda, dan lain-lain untuk berbagai macam penyakit termasuk luka , diare, racun dan infeksi. Beberapa burung pemakan tumbuhan beracun, mengkonsumsi tanah liat untuk menetralkan racun tanaman yang mereka makan.
Beberapa manfaat dari terapi tanah liat adalah untuk luka luar, colitis, diare, hemoroid, luka pada perut, masalah pada perut, jerawat, gondok,osteoporosis, anemia, kecantikan, membersihkan organ dalam, anti parasit, membersihkan racun, dan anti radiasi. Anda bisa menggunakan tanah liat sebagai terapi dengan cara mengoleskannya pada bagian yang sakit, memakan/meminumnya, atau berendam dalam bak air yang bercampur dengan tanah liat. Apabila Anda berendam selama 30 menit dalam larutan tanah liat, logam-logam beracun dalam tubuh Anda akan ditarik keluar dan diserap oleh tanah liat tersebut.
Tanah liat mengandung beberapa unsur mineral yang meningkatkan produksi enzim-enzim tertentu dalam organ kita. Kunci atas manfaat kesehatan tanah liat ada pada kandungan mineral yang dikandungnya. Ketika suku Indian Pomo dari Kalifornia mengkonsumsi tanah liat dengan buah pohon ek yang pahit dan beracun, tanah liat tersebut menyerap racunnya dan menghilangkan rasa pahit yang ada. Jika mereka tidak memakai tanah liat, mereka akan mengalami masalah kesehatan yang serius.
Dalam suatu eksperimen lab, beberapa ekor tikus percobaan diberi makan tanah liat untuk mengobati sakit perut mereka akibat keracunan. Selain itu, simpanse juga ternyata mengkonsumsi tanah liat setelah mereka makan tanaman beracun. Penelitian atas efek tanah liat terhadap racun menunjukkan bahwa tanah liat dapat menyerap racun dalam makanan sehari-hari kita, racun bakteri akibat gangguan parasit dalam perut, ion hydrogen dari acidosis, atau juga racun metabolic seperti misalnya hormon steroid berlebihan dalam kehamilan.
a. Bagaimana Tanah Liat Melindungi Kita
Tanah liat dilaporkan mengandung kurang lebih 67 mineral, termasuk kalsium, zat besi, magnesium, potasium, mangan, silica dan elemen-elemen trace lain. Mineral-mineral ini sangat diperlukan dalam diet (diet : pola makan) kita untuk tetap sehat. Jaman sekarang, makanan kita sungguh-sungguh tidak menjamin baik untuk kesehatan kita.
Melihat sejarah, umur manusia sekarang makin pendek. Bukan hanya makin pendek, tapi juga sering sakit-sakitan. Kita tidak bisa hanya mengandalkan makanan saja untuk tetap sehat, karena dimana-mana, kita susah untuk terlepas dari pestisida. Sayur dan buah yang kita makan, telah tercemar dengan pestisida. Bahkan tiap tahun, jumlah pestisida yang dipakai makin lama makin meningkat, jadi kandungan pestisida dalam makanan kita makin lama makin tinggi.
Selain itu air yang ada sekarang telah tercemar oleh bahan-bahan kimia (sabun, sampo, pembersih keramik, dll), obat-obatan, dan pestisida. Biasanya, orang-orang memakai air keran yang telah tercemar untuk memasak. Walaupun Anda memasak makanan Anda dengan benar, itu hanya bermanfaat untuk membunuh kuman atau bakteri. Namun kandungan pestisida dan bahan-bahan kimia itu sendiri tidak akan hilang atau hancur dengan panas. Toh, kandungan nutrisi dalam makanan akan hilang 30-80% ketika dimasak.
Selain itu banyak produk makanan tidak alami yang kita konsumsi, membuat tubuh kita terpaksa untuk mengeluarkan enzim-enzim, vitamin, garam mineral dan lain-lain dalam jumlah lebih banyak untuk melindungi dan menjaga kita untuk tetap sehat. Makin banyak kita makan makanan yang tidak sehat, maka kita akan makin boros nutrisi.
Oleh karena tanah liat mengandung 67 mineral yang penting untuk kita, maka tanah liat bisa kita gunakan sebagai suplemen dalam keseharian kita. Mineral-mineral tersebut akan membantu proses pencernaan kita dan membantu hormon-hormon, vitamin dan enzim untuk berfungsi dengan baik. Ketika kita konsumsi, tanah liat akan membersihkan saluran pencernaan kita dari logam-logam berbahaya, bakteri merugikan, racun dan bahan-bahan kimia.
Apa yang tidak sehat karena makan-minuman kita sehari-hari, akan diserap dan dibersihkan oleh tanah liat. Dan hebatnya, tanah liat juga akan membantu membersihkan organ dalam kita lainnya, seperti misalnya ginjal, hati, dan lain-lain. Oleh karena manfaat terapinya.
b. Bagaimana Aplikasinya untuk Kesehatan dan Kecantikan?
Untuk penggunaan tanah liat sebagai suplemen, balita bisa mengkonsumsinya sebanyak 3 kali sehari, ½ sendok teh sekali konsumsi (dalam bentuk cairan). Anak-anak diatas umur 5 tahun, diberi 3 kali sehari, 1 sendok teh sekali konsumsi dan untuk dewasa juga 3 kali sehari tapi 1 sendok makan sekali konsumsi. Tanah liat bisa dikonsumsi seumur hidup Anda tanpa ada efek samping negatif.
Tanah liat baik untuk kecantikan dengan memakainya sebagai masker diwajah atau lulur ditubuh. Apa yang tidak sehat, kotor dan beracun pada kulit Anda akan diserap oleh tanah liat, sehingga membuat kulit jadi lebih sehat, halus, dan bersih. Tapi tentu saja tidak bisa membuat kulit Anda jadi lebih putih. Berendam dengan air yang bercampur tanah liat selama 30 menit, baik untuk menyerap logam-logam berbahaya dan racun dalam tubuh Anda.
5. MANFAAT AMPO
Sebuah studi menyebutkan bahwa ternyata tanah liat atau lempung yang steril tersebut memiliki efek menyamankan perut dan membantu melindungi dari serangan virus dan bakteri.Tanah liat juga bisa mengikat bahan yang berbahaya seperti mikroba, patogen dan virus.Sehingga lempung yang dimakan itu bisa menjadi semacam pelindung, semacam masker lumpur untuk usus.
6. FUNGSI AMPO
Makanan dari tanah liat yang diberi nama "Ampo" ini sudah menjadi makanan tradisional yang dipercaya oleh masyarakat di Pulau Jawa, terutama masyarakat Tuban dipercaya dapat menguatkan sistem pencernaan. Bahkan memakan tanah liat juga dipercaya sebagai obat yang dapat mengobati beberapa macam penyakit.
7. DAMPAK DARI KONSUMSI AMPO
Keinginan untuk memakan tanah disebut geophagy. Salah satu teori menyebutkan bahwa keinginan untuk memakan tanah adalah tanggapan atas kekurangan zat besi dan kalsium.Namun ketika sudah ada suplemen zat besi atau mineral, budaya makan tanah itu tetap ada. Sebuah perusahaan farmasi pernah memproduksi obat antidiare yang terbuat dari tanah liat. Namun perusahaan itu berhenti memproduksi obat tersebut karena ada isu tanah liat terkontaminasi logam berat.
Selain kemungkinan terkontaminasi logam berat, infeksi Toxxocara canis biasanya didapatkan pada pemakan tanah yang terkontaminasi tinja anjing. Telur T. canis yang keluar dari tinja anjing tidak langsung bersifat infektif, tetapi telur ini akan berkembang menjadi telur infektif yang mengandung larva stadium kedua di tanah. Karena itu, infeksi ini tidak didapat secara kontak langsung dengan binatang tetapi hanya kontak dengan tanah terinfeksi, biasanya terjadi akibat geophagy.
8. MITOS DAN FAKTA MENGENAI TANAH LIAT
Woodley, seorang yang fanatik terhadap cara-cara mendapatkan kesehatan secara alami dan seorang yang juga senang mempraktekkan metode oil pulling, di mana metode ini dipercaya dapat menghilangkan racun atau kontaminan. Tanah liat dianggap berkaitan dengan komposisi lain dalam tubuh. Tanah liat juga dipercaya dapat mengeluarkan bahan-bahan yang tidak terlalu baik dalam tubuh. Namun di sisi lain, para pakar kesehatan memperingatkan tentang campuran tanah liat yang palsu bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan apakah tanah liat ini bagus atau tidak bagi tubuh Anda. Lisa Cimperman, seorang ahli gizi klinis di University Hospitals Case Medical Center, Cleveland mengatakan bahwa tren ini juga bias membahayakan kesehatan Anda. Berikut mitos beserta fakta yang harus Anda ketahui tentang tren memakan tanah liat ini:
a. Tanah Liat Sudah Aman Untuk Di Makan
Tanah liat bukanlah sesuatu yang diproses seperti layaknya makanan, oleh karena itu sangat mungkin tanah liat itu sendiri mengandung kontaminan yang berbahaya. Saat ini memang ada beberapa perusahaan yang menjual tanah liat yang sebenarnya bertujuan untuk digunakan sebagai perawatan luar. Cobalah untuk menanyakan hal ini pada dokter jika Anda merasa kurang yakin. Doefler Betania, seorang ahli penelitian di bidang gizi mengatakan bahwa ada beberapa efek samping jika Anda memakan tanah liat seperti diare, sakit perut, dan bahkan gangguan usus. Menurutnya pula, tanah liat juga bias saja mengandung racun-racun lingkuan seperti logam berat dan kontaminan lainnya.
b. Tanah Liat Mampu Membersihkan Logam Berat Dalam Tubuh
Faktanya adalah jika Anda berani menelan tanah liat maka Anda membuka risiko untuk keracunan timah. Saat orang beranggapan bahwa tanah liat bias memberishkan logam dalam tubuh, kenyataannya akan terbalik. Semakin banyak Anda menelan tanah liat, maka akan semakin banyak logam berat yang akan masuk ke dalam tubuh seperti kadmium. Paparan kadmium telah terbukti dapat menyebabkan disfungsi ginjal, masalah pernapasan, masalah tulang, dan dianggap sebagai bahan beracun yang sangat potensial. Dan penelitian terbaru yang dirilis oleh dailyburn.com menunjukkan bahwa keracunan timbal atau logam berat dapat mempengaruhi hampir setiap bagian dari tubuh, menyebabkan tekanan darah tinggi, memori menurun, gangguan mood, dan bahkan kematian
.
c. Tubuh Tidak Akan Menyerap Tanah Liat Yang Anda Makan
Memakan tanah liat akan menggangu penyerapan vitamin dan mineral dalam tubuh. Tanah liat akan mengikat vitamin dan mineral sehingga menghalangi tubuh untuk menyerap nutrisi seperti vitamin dan mineral. Saat Anda berusaha untuk sehat Anda tidak sadar bahwa Anda telah merusak tubuh Anda.
Para ahli kesehatan mengatakan bahwa mengonsumsi tanah liat dapat menyebabkan kekurangan gizi yang membahayakan kesehatan. Orang yang memakan tanah liat akan sering terserang anemia atau pusing. Hal ini disebabkan karena tubuh tidak mampu menyerap vitamin D yang dibutuhkan untuk tulang Anda.
d. Tanah Liat Dapat Menurunkan Berat Badan
Berat badan yang turun karena memakan tanah liat bukanlah hal yang permanen. Memang ada diet yang menyarankan untuk memakan tanah liat agar berat badan menjadi turun. Akan tetapi, lebih baiknya untuk tetap menurunkan berat badan tanpa menyakiti perut Anda. Lebih baik untuk menggunakan diet yang seimbang, karena memang kebanyakan para ahli tidak menyetujui diet dengan memakan tanah liat ini.
PENUTUP
Ampo merupakan makanan khas yang memperkaya ragam budaya Indonesia. Supaya kebudayaan ini tidak membahayakan kesehatan, maka kebersihan selama pengolahan ampo harus sangat diperhatikan. Perlu diadakan Penelitian lebih lanjut untuk meminimalisir bahaya yang dapat terjadi dan memaksimalkan budaya ini untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.
DAFTAR PUSTAKA
http://maychans89.blogspot.com/2012/01/kuliner-unik-dari-tuban-ampo-stik-dari.html diakses tanggal
01 April 2015
https://www.facebook.com/ForumHijauIndonesia/posts/322707257820378 diakses tanggal 1 Ap 2015
http://static.schoolrack.com diakses tanggal
01 April 2015
http://pinkkorset.com/tag/tanah-liat/ diakses tanggal
01 April 2015
liat.html diakses tanggal
01 April 2015
http://signalberita.com/kebiasaan-masyarakat-ini-memakan-tanah-liat/ diakses tanggal 01 April 2015

Tidak ada komentar:
Posting Komentar