my music by Ron Pope

please send an instant message to me via yahoo!

Rabu, 22 April 2015

Komunikasi Informasi dan Edukasi GIZI







 Nama            : Yandrawati
NPM              : 12410018

Jawaban UTS Komunikasi Informasi dan Edukasi  GIZI
------------------------------------------------------------------------------------------
1.    Jelaskan definisi komunikasi menurut pemahaman saudara serta unsur-unsur komunikasi serta gambarkan skemanya  !
Jawab:


a.       Komunikasi menurut saya adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain untuk memberitahu, mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik secara lisan (langsung) ataupun tidak langsung (melalui media) atau proses suatu ide dialihkan dari satu sumber kepada satu atau banyak penerima, komunikasi juga merupakan sebuah cara yang digunakan sehari-hari dengan maksud untuk mengubah tingkah laku mereka. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak dan apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu atau disebut komunikasi nonverbal.

b.      Unsur-unsur komunikasi:
komunikasi hanya bisa terjadi jika didukung oleh adanya sumber, pesan, media, penerima, dan efek.
1.      Sumber atau Komunikator: orang yang menyampaikan pesan
2.      Komunikan: orang yang menerima ide, pesan, pernyataan, dll
3.      Pesan: ide atau keinginan dari komunikator yang disampaikan kepada komunikan.
4.      Saluran : sarana atau media yang menunjang pesan
5.      Efek atau feedback, tanggapan dari pihak komunikan terhadap pesan yang disampaikan oleh komunikator.




c.       Skema :





2.        Perbedaan yang mendasar antara dasar komunikasi massa dengan komunikasi interpersonal dan contohnya yaitu:
Jawab:

Pada komunikasi massa, arus pesannya bersifat “one-to-many” yang sumbernya memiliki sedikit pengetahuan tentang komunikannya. Segmentasi dan tingkat interaktifnya sangat rendah karena tidak melibatkan hubungan pribadi dan mudah dimengerti oleh banyak kalangan walaupun feedbacknya sangat terbatas dan tertunda yang disebabkan karena tingkat sosio-emosional komunikannya rendah. Penyimpanan pesan pada komunikasi massa bersifat rendah kecuali menggunakan media, seperti koran atau surat kabar. Komunikasi non-verbal yang digunakan menggunakan visual atau gambar, kontrol arus komunikasi sedikit sehingga tingkat privasi menjadi tinggi.

Sedangkan  pada komunikasi interpersonal, memiliki arus pesan one-to-many. Artinya pesan terjadi dari satu komunikator ke beberapa komunikan (biasanya dibatasi sampai tiga komunikan), dimana komunikator mempunyai pengetahuan mengenai karakteristik komunikannya. Segmentasinya tinggi karena bersifat khusus, yaitu hanya beberapa orang saja yang mengerti apa arti pesan yang sedang dibicarakan. Karena komunikasi interpersonal hanya melibatkan dua sampai tiga orang, interaktifitasnya tinggi karena melibatkan hubungan pribadi dan feedback segera didapat dengan melimpah.

Sebagai contoh : Komunikasi Massa adalah semua komunikasi yang menggunakan media massa. Media komunikasi yang termasuk media massa adalah radio siaran dan televisi, keduanya dikenal sebagai media elektronik, surat kabar dan majalah keduanya disebut dengan media cetak, serta media film. dan Komunikasi Interpersonal adalah Komunikasi interpersonal antara dokter dan pasien merupakan salah satu elemen penting dalam hubungan dokter – pasien. Komunikasi interpersonal yang baik dapat meningkatkan kepuasan pasien, kepatuhan pasien dalam melaksanakan terapi serta hasil akhir berupa kesembuhan pasien. Pasien yang memahami sifat penyakit mereka beserta penanganannya, dan pasien yang percaya bahwa dokter yang merawatnya benar-benar memperdulikan kesembuhan mereka

3.        Buatlah rancangan & Jelaskan KIE Gizi Seimbang secara efektif dan efisien !
Jawab:

a.       KIE Gizi Seimbang secara efektif dan efisien gizi yaitu susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan cara memperhatikan prinsip variasi dari makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan ideal. Jika seseorang mengalami kekurangan gizi, maka ia akan lebih rentan terkena penyakit dan kurang produktif. Sebaliknya, jika memiliki kelebihan gizi akibat asupan gizi yang melebihi kebutuhan, maka ia akan beresiko terkena berbagai penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan lain sebagainya. Karena itulah, pedoman gizi yang seimbang disusun berdasarkan kebutuhan yang berbeda pada setiap golongan usia, status kesehatan dan aktivitas fisik, sesuai dengan prinsip gizi seimbang dan pola makan berdasarkan Pedoman Gizi Seimbang (PGS), bukan 4 sehat 5 sempurna (4S & 5S).

b.      Rancangan program KIE Gizi Seimbang secara efektif dan efisien, yaitu melakukan :
1.      Perencanaan (Konseptualisasi dan formulasi penetapan tujuan, mendesai pesan,pemilihan media), Implementasi dan penyebarluasan pesan dengan media), Evaluasi program.
2.      Strategi komunikasi yang efektif ditujukan pada seluruh kelompok sasaran yaitu kelompok primer, kelompok sekunder, dan kelompok tersier.
3.      Pendekatan yang digunakan bervariasi pada setiap kelompok tergantung pada tingkat pendidikan, status sosio-ekonomi, pengetahuan dan sebagainya.
4.      Tujuan (objective) komunikasi atau intervensi gizi dibuat berdasarkan di tingkat mana tujuan akan di buat.
5.      Pembuatan pesan harus bersifat logis terhadap tujuan dan jenis intervensi, dan menggunakan bahasa yang bersifat persuasive.selanjutnya isi pesan akan di uji cobakan melalui pendekatan kualitatif: FGD dan wawancara mendalam.
6.      Evaluasi intervensi dilakukan untuk melihat jika tujuan telah tercapai dan untuk menentukan jika prosedur yang dilakukan telah sesuai dengan harapan.
4.        Jelaskan perbedaan prinsip-prinsip Komunikasi Informasi dan Edukasi
dengan komunikasi pada umumnya!
Jawab:

Perbedaan prinsip-prinsip Komunikasi Informasi dan Edukasi dengan komunikasi pada umumnya :

Prinsip yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan KIE adalah :
1.      Materi KIE haruslah bermutu, artinya: materi KIE selalu didasari pada informasi ilmiah terbaru, kebenaran materi harus dapat dipertanggungjawabkan, jujur serta seimbang, sesuai dengan media dan jalur yang dipergunakan untuk menyampaikannya, jelas dan terarah pada kelompok sasaran secara tajam, tepat guna dan sasaran.
2.      Efektif, kegiatan KIE yang efektif akan memberikan hasil sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Pesan-pesan KIE harus berisi informasi yang jelas tentang tujuan apa yang diharapkan  dan akan mampu dilakuakan oleh sasaran (Depkes, 2008).
3.      Menyenangkan, perkembangan terakhir menunjukan bahwa kegiatan KIE paling berhasil jika dilaksanakan dengan cara penyampaian yang kreatif dan inovatif sehingga membuat kelompok sasaran merasa senang dan terhibur. Penyampaian yang kreatif dan inovatif ini dilakuakn melalui pendekatan pendidikan yang menghibur (edu-tainment) yang merupakan kombinasi dari education (pendidikan) dan entertainment (hiburan) dimana kelompok sasaran diajak berfikir melalui rangsangan rasional sehingga mendapat informasi yang bermanfaat sekaligus diberi rangsangan emosional berupa hiburan menarik yang membuat mereka senang.

Sementara Prinsip komunikasi  adalah:
1.      Komunikasi adalah suatu proses simbolik
2.      Setiap perilaku mempunyai potensi komunikasi
3.      Komunikasi punya dimensi isi dan hubungan
4.      Komunikasi itu berlangsung dalam berbagai tingkat kesengajaan
5.      Komunikasi terjadi dalam konteks ruang dan waktu
6.      Komunikasi melibatkan prediksi peserta komunikasi
7.      Komunikasi itu bersifat sistemik
8.      Semakin mirip latar belakang sosial budaya semakin efektiflah komunikasi
9.      Komunikasi bersifat nonsekuensial
10.  Komunikasi bersifat prosesual, dinamis dan transaksional
11.  komunikasi bersifat irreversible
12.  Komunikasi bukan panasea untuk menyelesaikan berbagai masalah

5.        Jelaskan ragam metode pembelajaran dan jenis alat bantu (media)
pembelajaran yang digunakan dalam KIE dan berikan masing – masing contoh dari metode pembelajaran tersebut !
Jawab :

a.       Secara garis besar, metode dibagi menjadi dua, yaitu:
·      Metode didaktik didasarkan atau dilakukan secara satu arah atau one way method. Tingkat keberhasilan metode didaktif sulit dievaluasi karena peserta didik bersifat pasif dan hanya pendidik yang aktif. contohnya : ceramah, film, leaflet, bulket, poster, dan siaran radio, kecuali siaran radio yang bersifat interaktif, dan tulisan di media cetak).
·      Metode sokratik. Metode ini dilakukan secara dua arah atau two ways method. Dengan metode ini, kemungkinan antara pendidik dan peserta didik bersikap aktif dan kreatif.
Contohnya : diskusi kelompok, debat, panel, forum, buzzgroup, seminar, bermain peran, sosiodarma, curah pendapat, demonstrasi, studi kasus, lokakarya, dan penugasan perorangan).
Metode dalam melakukan pendidikan kesehatan dibagi menjadi :
1.      Metode Pendidikan Individual (Perorangan)
2.      Metode Pendidikan Kelompok
3.      Metode Pendidikan Massa
b.    Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk
menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan siswa dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar.
Secara garis besar alat bantu pendidikan dikelompokan menjadi:
a.         Alat bantu lihat (visual aids)
b.        Alat bantu dengar (audio aids)
c.         Alat bantu lihat dengar (audio visual aids)

6.        Menurut saudara apa peranan Antropologi dalam menerapkan komunikasi informasi dan gizi?
Jawab:

Peranan Antropologi dalam menerapkan komunikasi informasi dan gizi yaitu dapat mempelajari budaya makan/konsumsi suatu etnis tertentu dalam memenuhi gizinya. Aspek penting dalam kajian antropoogi gizi adalah  Sifat sosial, budaya & psikologis dari makanan yangg berbeda dgn peranan gizinya. Oleh sebab itu hubungan antara antropologi dengan gizi itu juga sangat erat sekali, karena banyak sekali orang yang kekurangan gizi bukan diakibatkan oleh masalah ekonomi, akan tetapi diakibatkan oleh kepercayaan atau kebudayaan mereka yang melarang memakan makanan yang sebenarnya mengandung banyak gizi. dengan demikian peran Antopologi dalam KIE Gizi sangat penting karena bertujuan untuk memberikan informasi, meningkatkan pengetahuan, menambah wawasan, Menumbuhkan perasaan tertentu, menyampaikan pikiran, ide/pendapat, Mengubah sikap, perilaku & perbuatan. Komunikasi Gizi juga merupakan alat penting yang dapat dijadikan sebagai media atau penghubung antara orang-orang yang bergerak dalam bidang Gizi dan masyarakat  untuk saling bertukar informasi. Oleh karena itu komunikasi sangat penting untuk merubah sikap atau prilaku masyarakat untuk hidup sehat serta Antropologi juga mampu  menggabungkan antara ilmu gizi dengan antropologi yang fokus perhatiannya pada gejala-gejala antropologi yg mengganggu status gizi manusia.
7.        Berikan contoh konkrit dilingkungan saudara bagaimana budaya dan antropologi mempengaruhi komunikasi informasi dan edukasi gizi ?
Jawab:

Dilingkungan saya terdapat sebagian kecil suku Semendo mereka mempunyai suatu kebiasaan yaitu mengkonsumsi nasi basi yang dicampur dengan ikan mereka menyebut makanan tersebut dengan kembuhung.

Cara pembuatannya mereka mesti menyiapkan setengah kilogram ikan sungai. Orang Semendo lazim menyebutnya ikan pihik. Setelah itu, siapkan pula nasi dingin, kira-kira setengah bakul. Kalau sudah ada keduanya, mereka mengaduknya hingga menyatu lalu dimasukkan ke dalam toples. Cukup dua hari untuk mendapatkan kembuhung ini. Terkadang mereka juga menyimpannya selama sepekan yang menimbulkan baunya tidak sedap yang sangat menyengat seperti bau nasi basi dan ikan busuk.

Setelah dua hari atau sepekan kembuhung didiamkan, mereka menyiapkan bawang bombay, sereh dua batang yang dikeprek, dan cabai hijau yang dipotong-potong dan garam secukupnya. Semua bumbu kemudian ditumis dengan api kecil. Setelah semua bumbu ditumis dan mereka memasukkan kembuhung lalu diauk secara merata. Tunggu beberapa menit, kembuhung tadi sudah siap dimakan.

Makanan ini sudah menjadi suatu budaya yang diwariskan secara turun menurun sehingga budaya makan sangat mempengaruhi status gizi mereka karena mereka tidak memikirkan nila gizi yang terkandung didalamnya Ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik bagi manusia untuk dikonsumsi, selain itu ikan juga merupakan sumber lemak tak jenuh yang baik dan sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan dan perkembangan manusia karena tingginya asam lemak tak jenuh kelompok omega 3 dan omega 6 yang terdapat pada ikan.

Sementara Nasi banyak mengandung karbohidrat dan air, sehingga manfaat nasi putih menjadi sumber tenaga utama yg cepat karena mudah diserap tubuh. Keunggulan nasi putih juga mengandungan sedikit lemak jenuh, kolesterol dan sodium, bahkan tidak ada sama sekali.

Akan tetapi makanan yang basi atau sudah tidak segar apalagi busuk memiliki resiko sudah terkontaminasi dengan bakteri atau virus. Apabila hal ini terjadi, yang dikhawatirkan adalah efek bakteri atau virus tersebut terhadap tubuh Anda. Biasanya dampak buruk yang terjadi adalah diare atau muntah-muntah, demam, kram perut, dan gejala pencernaan lainnya jadi  dengan kondisi kembuhung yang diletakkan di dalam toples dan dtutup rapat  Ikan dan nasi akan membusuk sehingga sangat berpotensinya sebagai media pertumbuhan Mikroba.
  
Terjadinya konsumsi makanan yang demikian disebabkan rendahnya tingkat pendidikan, pengetahuan serta kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Oleh sebab itu perlu ditingkatakan kegiatan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan adanya perencanaan KIE Gizi yang efektif dan efisien.




















Tidak ada komentar:

Posting Komentar